WHO IS HE?
Berawal dari sebuah komentar di blogku, aku mengenalnya. Selanjutnya dia menyapaku ketika aku on line. Ya dia teman sahabatku yang kini jadi temanku
juga di dunia maya, di batas cakrawala yang tak tergapai mata.
Dia ramah, bersahabat, sekian lama tinggal di negri Kangguru tapi
masih pasih berbahasa Sunda. Aku benar-benar mengaguminya. Semakin lama
kukenal, aku semakin tahu dia lelaki yang tegar, ayah yang baik, bertanggung
jawab dan berwawasan luas.
Kemarin dia curhat padaku tentang kekhawatiran pada putrinya yang
senang merokok. Aku merasakan ada getar kecemasan seorang ibu dalam tulisannya. Aku mengerti, betapa rumit mencari solusi baginya untuk hal
sederhana seperti itu, ya maklumlah dia ada dalam dua budaya. Hanya aku
yakin dia pasti bisa mengatasinya.
Doa, itu merupakan bagian dari kehidupannya. Aku yakin apa yang
dikatakan Rasullulloh S.A.W. bahwa doa tulus seorang ayah ibarat doa Nabi
Adam A.S. Jadi aku yakin usahanya pasti berhasil. Dalam doa,Tuhan begitu
dekat dengan kita bahkan ada dalam urat nadi kita. Tuhan tidak akan membatasi
diri dengan adat, budaya apalagi negara.
Kemarin aku juga baru tahu profil verbal dirinya dalam sebuah pic
yang dia tampilkan. Tak jauh dari bayanganku, ia macho tapi lembut hatinya.
mengingatkanku pada seorang sahabat waktu aku tugas di Sukabumi. Ya dia
mirip Kang Adang Abdurahman. Tinggi, berhidung mancung berkacamata hitam.
