/>

Semua Tentang Reni

May 28, 2006

PUISI UNTUK MU DI 115

Filed under: Curahan Kalbu

TERIMAKASIH

Terimakasih untukmu
yang telah memberiku kenangan

Terimakasih untukmu
yang telah memberiku angan-angan

Terimakasih untukmu
yang telah memberiku harapan

Terimakasih untukmu
yang telah hadir dalam hidupku
dan memberiku senyuman

Terimakasih untukmu
yang telah memberiku kesadaran
kalau kamu bukan milikku
dan aku bukan milikmu

MENGAPA HARUS ADA CINTA

Aku menyesal mengapa di antara kita
ada cinta

Aku ingin menyapamu, dengan
hangat dan penuh canda
tapi tak bisa
karena di antara kita ada cinta

Aku benci semua ini
kenapa kita harus berjumpa
dan saling menyukai
padahal biarkan saja dunia kita tiada

JEJAKMU

Kau hadir di kotaku yang sepi
Tahukah kau?
Pagut hari enggan berlenggang
kepak burung, malas terbang
kembali ke sarang

Tersendat langkah, menoleh ke belakang
Ah, haruskah kuucapkan selamat tinggal?
Lalu kuhapus tapak jejak yang kau tinggalkan
di hatiku yang rawan?

SELAMAT JALAN NAK

Filed under: Curahan Kalbu

SELAMAT JALAN NAK

Ujian Nasional tinggal menunggu hitungan hari. Aku berharap berjalan baik.
usaha semua sudah maksimal. Selama setahun anak-anak digembleng untuk
menerima kiat-kiat sukses UN. Aku pun demikian pula, sejak kontrak belajar
di tahun ajaran baru, aku meminta anak-anak untuk menentukan target nilai
yang ingin mereka capai di akhir tahun pembelajaran. Kini tinggal doa yang
kupanjatkan agar semua muridku dapat lulus semua.

Hari ini, Jumat,19 Mei adalah hari terakhir kegiatan pembelajaran di kelas. Aku pandangi mereka satu persatu. Ada kepedihan yang menyelinap dan menyesakkan
dadaku. Entah kenapa, aku masih ingin mendidik dan membimbing mereka.
Aku masih ingin menyaksikan tawa dan canda mereka di dalam kelas waktu
belajar denganku. Bayu yang pintar, Eko yang nakal, Azmi yang bawel, Fitria
yang pendiam, Anita yang centil, Renisa yang rajin, Yani yang berbakat, Agus
dan Toni yang manis, Jeni yang mungil, Seny yang berlesung pipit, Dameyanus
yang pemalu, Vanya yang cantik ya singkatnya seluruh muridku yang tidak
dapat kusebutkan namanya satu persatu. Mereka semua menyayangiku.

Berat rasanya harus berpisah dengan mereka . Tawa,canda dan keceriaan yang
selama ini selalu bergema di dalam kelas, sebentar lagi hanya tinggal kenangan.
selamat jalan anak-anakku, carilah ilmu setinggi mungkin sampai kalian merasa
kecil dan tak berarti apa-apa di hadapan Sang Pencipta, karena itulah ilmu yang
hakiki..

Ya Robbi, tolonglah anak-anakku, murid-muridku, anak-anak sahabatku yang
kini sedang dan akan menempuh ujian. Berikan kelancaran dan kemudahan
luluskan mereka semua, jangan ada yang tertinggal satu orang pun. Ya Alloh
hanya kepadamu aku memohon, karena hanya Engkaulah Sang Maha Pengabul
doa. Semoga ini bukan permintaan yang berlebihan.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Jay of onefinejay.com