ANAKKU LULUS UJIAN
Malam tadi Gita memeluk aku dan mengatakan mohon maaf
karena tidak bisa membuatku bangga. Aku tanyakan kenapa?
Ya Ma, aku lulus tapi nilai bahasa Indonesiaku tidak istimewa,
Mama pasti kecewa katanya. Mama kan guru bahasa indonesia.
Masa anaknya nggak bisa mendapat nilai istimewa dalam pelajaran itu.
Maksudmu Gita? Tanyaku, iya aku lulus ya lulus Ma, tapi nilai bahasa
Indonesianya terkecil dari tiga mata pelajaran yang di Ujian Nasional kan.
Aku hanya dapat 9, 8 untuk bahasa Inggris, 8,8 untuk Matematika, dan 8,4
untuk pelajaran bahasa Indonesia. Mama jangan marah yaaaa.
Ahhh kukira apa, kupeluk anakku, terimakasih kataku, itu sudah cukup
untuk mama, mama bangga padamu! Kamu ternyata bisa membuktikan kata
katamu dan janjimu pada mama, akan lulus dengan hasil baik. Selamat Gita.
Ah..kamu tuh masih tetap seperti dulu. sejak SD sampai SMA selalu seperti itu
membuat kejutan di akhir kegiatan pembelajaran, sehingga kamu bisa sejajar
dengan teman-teman terbaik di kelas. Kamu selalu berlari mengejar keterting-
galan padahal dalam belajar sehari-hari nyantainya membuat mama kesal.
Gita, perjuanganmu belum selesai, masih ada satu perjuangan lagi untukmu
yaitu mengikuti SPMB. Mama yakin kamu pasti bisa! Doa mama selalu bersamamu!
