/>

Semua Tentang Reni

July 14, 2006

Holiday In Pangandaran

Filed under: Curahan Kalbu

Sibuk…sibuk…sibuk , stresss….stresss…stress…he..he..he.., buat ngilanginnya
ya refreshing aja dulu, tempat yang asyikk buat refreshing ya Pangandaran.
Aku suka melihat laut, laut bagiku adalah kekuasaan Tuhan yang tidak ternilai.
Di sana kita dapat belajar bertafakur diri merenungi kebesaran Illahi.
Coba saja, Alloh memberikan kehidupan dari laut tiada habis-habisnya.
Tiap hari ikan berbagai jenis diambil, tapi sepanjang masa ikan itu tak pernah habis.

Aku jadi teringat ucapan Rosul, laut adalah lambang kehidupan. Bila kamu ingin
mengetahui bagaimana perbedaan kehidupan di dunia dan di akhirat, maka celup
kanlah tanganmu ke dalamnya, lihatlah air yang menempel di tanganmu itulah
kehidupan dunia, sedangkan air laut yang terhampar di hadapanmu itulah kehi-
dupan akhirat.

Bila kamu ingin menulis kekuasaan Alloh dengan air laut sebagai tintanya, maka
tak akan selesai kamu menuliskannya walau tiga laut digabung sekalipun. Alloh
Maha Besar. Siapa yang sanggup menandinginya? Siapa yang berani sombong di
hadapannya?

Di Pangandaran kita juga akan melihat para perempuan perkasa yang setiap hari
bergelut dengan air laut, bercumbu dengan bau amis ikan, berjemur di terik mata
hari. Matanya yang bersinar bila mendapat ikan yang banyak, ikut menghiasi senyum
dibibirnya. Mereka begitu bahagia walau yang didapat hanya ikan-ikan kecil.

Kita di sini bagaimana? Segala pekerjaan selalu uang yang jadi ukuran. Padahal
kita adalah abdi negara, kita tak perlu menentang gelombang untuk mendapatkan
uang, sambil tiduran pun kita pasti dapat uang. Yaahh mudah-mudahan semua ini
akan menjadi pelajaran untukku agar selalu bisa memeberikan yang terbaik untuk
negriku. Amiiiiinnnnn.

7 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://renik.blogsome.com/2006/07/14/holiday-in-pangandaran/trackback/

  1. MASYAALLAH ITULAH KENIKMATAN YANG ALLAH TELAH BERIKAN KEPADA KITA,CUMA SEKARANG KITA HARUS BISA BAGAIMANA CARA MENSYUKURINYA. BERSYUKUR KALAU MENERIMA ANUGRAH, BERSABAR KALAU DI TIMPA MUSIBAH…….MUDAH2AN SAYA BISA SEPERTI ITU…AMIINNNNN. BYE DARLING………

    Comment by Fz — July 14, 2006 @ 5:25 am

  2. Bu Reni anu bageur, mun Fz ngasih comment, waler atuh, supaya urang tiasa comunicasi, tuh bu popon mah sok ngajawab comment Fz. Komo deui ayeuna meureun urang bakal jarang chatting. Sok blog mah rek dilongokan ..lah………….missed to all members smp4 cyber club.

    Comment by Fz — July 18, 2006 @ 6:36 am

  3. Assalamu’alaikum.
    sekali lagi ijinkan abdi ngasih komen ke blog Ibu. tapi sekarang abdi gi ga ada ide buat nulis tuh…gimana Bu..??he..he..
    waah, asik ya jadi Guru kaya Ibu. Tiap akhir tahun ajaran ada piknik terus. Belum kering keceriaan dari Jakarta, eehh..langsung nyebur di Pangandaran..deuuiihhh…
    senengnya…abdi jadi ngiri nie.:-)
    kapan-kapan ajak dong saya piknik bareng Ibu…pliisss
    oiya, ke Jogja-nya jadi henteu Bu?? ato dah diganti ke pangandaran itu yah??? trus, klo Ibu sering piknik..kapan atuh ke bogornya..??
    eeh, dah dulu ya Bu. sering-sering aja Ibu up-date blog ini..biar semakin meriah…
    emm..maaf kalo ada salah kata. wassalamu’alaikum

    Comment by bedosithikrapopoya — July 18, 2006 @ 7:57 am

  4. eh Bu saya kelupaan…kasih tau dong cara masukin songs di blog. Kaya’nya bagus banget deh>>> makaciihh..:-)

    Comment by bedosithikrapopo — July 18, 2006 @ 8:09 am

  5. subhanallah..semoga 4jji selalu menyanyangi Ibu dan keluarga. Tidak bisa dibayangkan jika Ibu pergi ke pangandaran pada hari ini. Karena Allah sedang memberikan ujian kepada hamba2nya di pesisir pantai selatan jawa.
    Entah mengapa sekarang negara kita terlalu sering dilanda musibah. Kita jadi bertanya, apakah ini “batu kecil” yang ditimpakan agar kita kembali melihat ke atas. Atau ujian untuk mempertebal keteguhan iman pada-Nya. wallahu alam.
    Saya bersyukur Ibu sudah pulang dari pangandaran dengan berjuta kenangan dan cerita. Yah, cerita yang indah, cerita pelepas kesuntukan, cerita tentang keagungan ciptaan Tuhan. Namun, sekarang cerita itu berubah seketika. Semua berubah menjadi cerita kepiluan, cerita tentang kehilangan orang tersayang, dan cerita tentang langit kelam.
    Semoga Ibu dan keluarga senantiasa sehat dan dalam lindungan-Nya.

    Comment by bedosithikrapopoya — July 19, 2006 @ 1:26 am

  6. Alhamdulillah wa syukurilah, Allah sayang sama bu reni. Allah melindungi bu reni sekeluarga…….dari marabahaya Pangandaran yg bu reni sekeluarga kunjungi beberapa hari y.l hancur kini….Karena memang bu reni adalah orang yg baik dan religy………Allah menyayangi dikau……..bersyukurlah ka hadiratNYA. atas perlindunganNYA………God Bless You

    Comment by Fz — July 19, 2006 @ 8:14 am

  7. Terimakasih kepada semua teman yang telah memberikan komentarnya.Terimakasih pula atas perhatian dan kasih sayang semuanya.Untuk Aris, dduuuhh ris ibu juga baru belajar ngisi sound di blog dan lom berhasil bisa, blog ini juga diisinya oleh teman ibu yang paling baik, yaitu Kang Waw.

    Comment by reni kusniati — July 25, 2006 @ 7:36 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Jay of onefinejay.com