/>

Semua Tentang Reni

December 23, 2006

PRINSIP HIDUPKU

Filed under: Curahan Kalbu

baris

Teman-teman banyak yang heran, kenapa badanku tak mau gemuk
tetap mungil sepanjang masa. Para mantan Kepsek selalu bertanya
setiap bertemu lagi denganku, : ” Kapan kamu mau gemuk? ” Ada juga
Kepsek yang kecewa karena sampai akhir masa tugasnya di sekolahku
belum melihat aku gemuk! Aku jadi bertanya kenapa kata ‘ gemuk’
menjadi begitu penting ditujukan padaku? Padahal aku care aja
dengan kondisiku saat ini. Iya kan?Yang penting hidup!

Sebetulnya, aku sangat bersyukur dengan kondisiku saat ini
karena dengan tubuhku yang mungil, hampir dapat dikatakan aku
tidak pernah kenal dengan penyakit, jadi sampai saat ini aku tidak
pernah sakit. Subhanallah, semoga terus begitu.

Aku selalu ingin bahagia, cerah ceria dan punya cita-cita. Dont say
for old! Boleh kan aku berkata seperti itu? Untuk semua itu aku punya
prinsip hidup, mudah-mudahan akan menjadi inpirasi bagi teman-
teman yang membaca blog ini. Inilah prinsip hidupku

1. Aku tidak pernah menggantungkan kebahagiaan hidupku kepada
manusia. Walaupun itu ayah, ibu, suami bahkan anak sekalipun.
Aku yakin mengharapkan kebahagiaan dari manusia, pasti akhirnya
kita akan kecewa. Aku selalu berusaha menjalankan tugasku sebagai
anak, ibu, istri dan guru dengan hati yang ikhlas. Hanya Tuhan yang
Maha Pengasih yang selalu kuharapkan untuk mendampingi hidupku.

2. Kubuat peta hidupku dengan target-target yang harus kucapai,
dan kubiarkan alur hidupku mengalir seperti air. Aku percaya keber-
hasilan hidup akan tercapai bila punya tujuan, walau jalan yang harus
ditempuh sangat sulit. Sebaliknya keberhasilan tidak akan kita raih
bila kita tidak punya tujuan, walau jalan yang kita lalui sangat mulus.
Takdir bagiku adalah putusan akhir dari Tuhan setelah kita berihtiar
dengan sekuat tenaga.

3. Aku selalu berusaha menjadi orang yang berguna sekecil apapun
peranku. Selalu kuingat nasihat kedua orang tuaku dan guru yang
mengatakan : ” Andaikan kau tidak bisa jadi bunga anggrek dalam
jambangan perak, jadilah kau bunga liar di padang rumput yang ikut
memberi warna pada lukisan alam. Andaikan kau tidak bisa jadi
beringin di puncak bukit, jadilah semak belukar di pinggir jalan yang
ikut menahan tanah dari keruntuhan. Andaikan kau tidak bisa jadi
gelombang, jadilah kau titik air, yang memberi makna pada kehidupan.

December 6, 2006

DUH AA GYM

Filed under: Curahan Kalbu

Gara-gara Aa Gym menikah lagi, suasana sekolah jadi heboh. Di kelas anak rame
di ruang guru ribut, tetangga pada ngrumpi, di internet seru! Wah…Sensasi selebritis
seperti biasa selalu menggemparkan media massa dan pasti saja mengundang opini
massa yang pada akhirnya melahirkan polemik berkepanjangan.Semua pada
bertanya setuju atau tidak tentang poligami dan kisah poligami pun jadi naik daun.

Aku juga tidak lepas dari pertanyaan setuju atau tidak setuju pada poligami.
Percaya atau tidak, semua telunjuk menuding padaku, ketika jawabanku
adalah setuju! Ya habis mau bagaimana lagi? Memang ajaran agama kita
membolehkannya. Teh Ninih saja setuju.Jadi urusan Aa menikah lagi
ya aku setuju saja, aku percaya kok walaupun Aa menikahi wanita lain,
cintanya pada Teh Ninih tak akan berkurang. Bahkan akan lebih baik bila
langkah Aa diikuti oleh para santrinya.

Aneh ya? Tak perlu heran, jawabannya simpel saja,
untuk perbaikan sumber daya manusia!Mudah-mudahan saja anak-anak
yang dilahirkan dari suami istri yang soleh, akan jadi manusia yang berahlak baik.
Maaf di sini kita tidak berbicara masalah perasaan yang sifatnya sangatsubyektif.
Ada hal yang lebih penting dari itu yang tak lain adalah generasi penerus bangsa.

Kita sudah muak melihat kezaliman, kejahatan dan perjinahan
merebak di mana-mana. Teh Ninih dengan segala ketegaran hatinya
mendobrak tirani hati, berjihad di jalan Alloh. Aku tahu hati Teh Ninih hancur,
tapi aku percaya Teh Ninih berusaha sekuat hati untuk mencintai Alloh dan Rasul
di atas segala-galanya. Semoga Teh Ninih diberi ketabahan. Aa juga semoga
diberi kekuatan karena apa yang Aa lakukan merupakan bagian dari dawah.

Bagaimana bila ada pertanyaan, setujukah bila suamiku menikah lagi?
Jawabanku adalah boleh saja asal jelas alasannya. Suami boleh menikah lagi
bila istrinya tidak mampu melayani, keluar dari agama islam, tidak mempunyai keturunan,
punya penyakit yang sulit disembuhkan,lebih memetingkan karir dari pada keluarga.
Nah dan banyak lagi syarat lainnya.Walau begitu ya aku akan berdoa,
semoga saja nasibku seperti Siti Khodijah, yang sampai akhir hidupnya
selalu menjadi satu-satunya istri Rasululloh yang sangat dicintai.
Sampai Rasul berkata betapa hancur hati Beliau ketika ditinggalkan Siti Khodijah.

December 1, 2006

Akhirnya Selesai Juga

Filed under: Curahan Kalbu

Alhamdulillah, akhirnya beres juga pelatihan MC yang kuikuti selama
tiga bulan lebih. Kemarin dua hari berturur-turut ujian di Hotel Panghegar.
Ada kenangan manis yang tak mungkin kulupakan.

Hari pertama setelah di tes jadi MC, dilanjutkan dengan pagelaran acara
adat pengantin Sunda yaitu Ngaras, Siraman, Ijab Kabul, Sawer
dan Nincak Endog. Aku dan Ilda diberi tugas oleh Ceu Tati sebagai orang tua
pengantin. Aku jadi orang tua pengantin perempuan dan Ilda orang tua pengantin laki-laki. Jadi judulnya aku dan Ilda besanan.

Hi..hi..hi… Lucu banget, aku dipasangkan dengan Dicky pemuda lajang
berusia 24 tahun, dia berperan sebagai suamiku dalam cerita.
Aku kan orangnya nggak bisa diam, urus sana, urus sini mana aku belum
di make up lagi jadi aku sibuk banget ngurus diriku sendiri. Sementara Dicky
harus terus deket aku dan aku sering menghilang. Akhirnya dia cape sendiri
ngikutin aku terus, lucunya yang kesal bukan Si Dicky tapi si besan laki-laki
Pas aku datang menghampiri mereka berdua Si Besan bilang gini ” Dasar
kolot nurustunjung, budak rek kawin kalahka luas leos wae!”
Kontan semua yang ada pada ketawa, termasuk aku, ha..ha..ha.. (more…)

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Jay of onefinejay.com