AKU SEMBUH
Malas rasanya untuk kontrol paska oprasi, karena pasti aku diberi obat lagi.Sudah sepuluh hari ini aku tersiksa harus minum obat setiap hari! Obat bagiku musuh
nomor dua setelah kata oprasi. Tapi yang namanya paska oprasi pasti ada luka
jadi mau tak mau aku harus kontrol dan harus ihkla diberi obat.
Maka hari rabu kemarin aku kontrol ke dokter, hasilnya bagus. Aku sudah
sembuh dan berat badanku pun nambah 2 kg tapi aku masih harus minum obat
selama lima hari lagi. Ya Tuhan semoga obat-obat itu tidak meracuni tubuhku.
Sakit memang menjengkelkan dan sehat adalah sesuatu yang berharga.
Sangat berharga, walau begitu sakitku membawa hikmah.Aku merasa betapa
sayang dan perhatiannya keluarga serta teman-teman padaku. Apalagi Gita.
Aku merasa beruntung sekali punya dia. Dia begitu sayang padaku. Selama
aku sakit dia tidak mau jauh dariku. Sampai bolos kuliah dua hari. Setiap hari
berdoa untuk kesembuhanku. Dia tidak ingin aku meninggalkannya. Aku
semakin yakin akan kebesaran Yang Mahakuasa, selalu ada hikmah di balik
musibah.
Penasaran, kutanyakan ke dokter, bagaimana kista itu ada di tubuhku?
Ternyata hampir 95% wanita di dunia memilikinya. Aku termasuk
yang beruntung karena tumbuh di luar. Biasanya tumbuh di mulut atau
di dinding rahim. Penyebabnya beragam, bisa dari kucing, binatang peli
haraan lain atau pola hidup dan pola makan yang nggak sehat.
Khusus untuk kasusku, sepertinya dulu aku pernah mengalami iritasi
mungkin dari pembalut atau dari CD yang terlalu ketat. Ditambah lagi
dari kecil sampai dewasa, hinga saat ini lebih senang memakai celana
pendek, panjang dari pada rok. Itu membuat kelembaban yang tinggi
di daerah Miss Virgin. Sehingga bakteri mudah tersimpan di sana.
Akibatnya iritasi sedikit saja bisa menimbulkan penyakit.
Aku bisa bertahan sampai 18 tahun, itu karena aku kebetulan
rajin merawat tubuhku, coba kalau aku jorok. Pastilah kista itu
akan berubah menjadi tumor ganas. mengerikan ya?
Untunglah semuanya kini telah berlalu. saran dokter aku jangan
terlalu sering memakai celana panjang.
Bukannya aku takut mati tapi aku tidak ingin mati dalam keadaan
sakit terbaring di rumah sakit dengan selang infus dan tabung
oksigen di tubuhku. Ih aku tak mau. Aku ingin mati dalam sujudku,
dalam jihadku dan dalam imanku. Semoga Alloh ,mengabulkan doaku.

Alhamdulillah, bu reni tos sae mah. mung eta nu diantos2 ku balarea. Tapi aduhhhhhhhhh second honeymoon atuh nya ayeuna teh……….he he he……….., awas gita do not distrub mamah………ha ha ha
Comment by uwa — March 11, 2007 @ 5:15 am