THE LETTER FOR SOME BODY IN CYBER….
Telah kuterima, suratmu itu
Penuh sanjungan kata merayu
Syair dan pantun tersusun rapi, kawan
Bagaikan fatwa para pujangga
Telah kusimpan suratmu itu
Bak pusaka, yang sangat berharga
Walau kita tak pernah berjumpa, kawan
Cukup sudah tandamu setia…….
Heu…heu…heu….siapa dirimu ya, yang selalu setia mengirimi aku surat tanpa tahu di mana dan ke mana balasannya harus kualamatkan. Aneh….dunia cyber memang aneh…….walau begitu terimakasih atas semuanya semoga Tuhan membalas semua kebaikanmu. Terimakasih pula atas ucapan selamat ultahnya juga kadonya. Hanya Allah lah yang bisa membalasnya karena saya tidak tahu ke mana balasannya harus dialamatkan.

Ehm kesian..begitulah kalau mencoba bermain-main di alam maya…bisa2 temen kamu itu hanya sebuah bayangan…..yang tidak berwujud…..
Comment by Anonymous — July 31, 2008 @ 10:52 pm
Ah, biar saja…dunia kan ada dua warna. Dunia nyata dan ghaib. Anggap saja itu teman dari alam ghaib yang dikirim Sang Khalik untuk bersilaturahmi. Asal satu hal yang perlu dipegang yaitu jangan keluar dari batas dan hukum Illahi. Serta etika dan tata cara bergaul sesama Muslim. Setuju? He..he..he… sok iye….
Comment by reni — August 1, 2008 @ 12:28 am
Memang bener yah dunia cyber itu aneh, ada lagi cerita, temen saya si Berry, dia jatuh hati kepada dua wanita di cyber…katanya kedua2 nya itu dia tidak bisa melupakannya..padahal dia nggak pernah ketemu..aneh yah. Ah si Berry mah hanya cari penyakit aja…..
Comment by si uwa — August 2, 2008 @ 1:20 am
Iya, kalau ceritanya seperti itu maka berry teman Uwa itu jelas-jelas cari penyakit. Susah tuh obatnya. He..he..he… kedah atos-atos wa, ayeuna mah seueur panyawat aneh.
Comment by reni — August 2, 2008 @ 2:47 am