/>

Semua Tentang Reni

September 16, 2008

MARHABAN YA RAMADHAN

Filed under: Curahan Kalbu

PEGAWAI NEGERI

Filed under: Puisi Ku

 PUISI KARYA Taufik Ismail

Setiap kami menyaksikan berbagai penghargaan diberikan

Di istana negara, dalam macam-macam upacara

Satu saja yang tak tampak di layar kaca

Penyerahan medali dan selempang warna-warni pada

                 Pegawai     Negeri

                 Paling         Jujur

                 Tahun         Ini

Wakil dari mereka yang tek pernah kecukupan dalam rezeki

Wakil dari mereka yang sudah luluh dalam keluh

Anak-anak berlahiran juga, nafkah selalu payah

Dalam pemilihan umum selalu diancam macam-macam

Tak pandai ngobyek, tak disertakan dalam proyek

Dalam kalkulasi hidup mana pernah bisa cukup

Tapi ajaib tak sampai terdengar bergeletakan kelaparan

Ada saja jalan keluar yang meringankan beban

Anak-anak pun tahu diri orang tua pegawai negri

Susah payah sekolah, kuliah, dan kok ya jadi insinyur

dokter, pengacara, S-dua dan Pi-Eic-Di

Lumayanlah,walau tak sangat banyak barangkali

Apabila di dunia ada tujuh macam keajaiban

Maka fenomena pegawai negeri sini mesti yang kedelapan

Menurut teori mutakhir administrasi dan metode renumerasi

Mestinya di awal karir dulu  dari dunia sudah permisi

Memang ada yang terlibat proyek dan bersiram komisi

Tapi itu kan jumlahnya terbatas sekali, yakni

Mereka yang berekrumun di sekitar keran pembangunan

 

Selebihnya hidup rutin ya begitu itu

Dan pastilah ada juga yang jujur secara sejati

Yang membuat lentur tegang kakunya prosedur

, Bukan mempersukar-sukar, justru memudahkan urusan

Yang betul=betul melayani rakyat, bukan budak kekuasaan

Yang susah payah istikomah di dalam kehalalan rezeki

Yang menahankan pedihnya susah nafkah

Yang masih saja bisa bertahan dilanda arus materi

Mereka tak tampak oleh mata kami

Mereka bukan tipe mengeluh mengadu ke sana kemari

Mungkin karena maqamnya sudah mirip orang sufi

Siapa tahu mereka lah sebenar penyangga struktur ini

Yang begitu lapuk rayap dan roboh sudah mesti

Tapi sampai sekarang masih juga berdiri

Mereka sungguh kami hormati

Terutama para guru yang begitu sabar menyebar ilmu

dan semua yang berdedikasi sejati di struktur birokrasi

Masih tetap bertahan diterjang gelombang hidup serba materi

Kalian tidak nampak, karena memang merundukkan diri.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Jay of onefinejay.com