EDELWEIS…….
Waktu Tuhan memintamu membungkus bulan
Ada rindu yang ikut kau sisipkan.
dari Puncak Gunung salak dan Pangrango
sang rindu kau titipkan pada cemara kemudian tersangkut di pucuk pinus
Lalu angin mengantarkannya padaku
" Ini " katanya…" genggamlah, di sini tersimpan cinta untukmu
yang bersemi sepanjang waktu
Namun ketika Tuhan memintamu mengusung matahari
Aku melihat tanganmu melambai di gerbang surga
( Ahhh, di tengah padang bunga dan gerombol cemara, aku bersimpuh
membelai dirimu dengan bunga dan air mata )
Tujuh purnama lamanya…….
Hatiku terluka…..
Dari Antalogi Puisi Pribadi
Karya : Reni K Asmara

Pertama saya mau nanya apakah artinya Edelweis? bahasa apa itu?. Nasibmu sama dengan nasibku………..ditinggal cinta pertama yah????…Yang mana kini telah tiada…meninggalkan alam dunia…..
Comment by fz — June 16, 2009 @ 1:14 pm
Luar biasa…. diksinya. Salut deh…
kalau aq ngak salah menilai, harus aq katakan ini puisi terbaik yg teteh tulis (dalam versiku tentunya)…
keep creative…. lanjuuut..
Comment by Ahmad Gibson AB — September 12, 2009 @ 1:35 pm
Edelweis itu nama bunga yang tumbuh di puncak gunung Fz, berasal dari bahasa apa sepertinya dari bahasa Inggris ya…he..he..he…maaf kalau salah. Cinta pertama? Ah itu hanya sebuah ilusi saja karena terimajinasi oleh si sumber infirasi…….bingung ya? Sama!
Comment by renik — October 3, 2009 @ 2:53 am
Waduh dikatakan puisi terbaik oleh seorang penyair handal…hidungku hampir saja terbang….terimakasih Kang…
Comment by renik — October 3, 2009 @ 2:55 am
bu diksinya keren
hhe…
Comment by Dwi prasetyo — October 11, 2009 @ 8:43 am
Thanks…Dwi..
Comment by renik — October 19, 2009 @ 11:47 am