/>

Semua Tentang Reni

August 28, 2009

WANITA …OH..WANITA…

Filed under: Curahan Kalbu

Diciptakan alam pria dan wanita

Dua insan dalam asuhan dewata

Ditakdirkan bila pria berkuasa

sedangkan wanita lemah lembut manja

Wanita dijajah pria sejak dulu

Dijadikan perhiasan sangkar madu

namun ada kala pria tak berdaya

tekuk lutut di sudut kerling wanita…….

 

Sumpah sampai ke ubun-ubun, aku tidak menyukai lagu itu tapi sengaja kutulis untuk mengawali catatan ini. Aku merasa terinpirasi oleh isinya. Lagu itu menurutku sama sekali tidak menggambarkan eksistensi wanita malah terkesan melecehkan. Namun di satu sisi patut kuacungkan jempol pada penggubahnya karena di dalamnya terkandung aspirasi murni penulisnya yang secara jujur melukiskan sebuah realita yang terjadi pada wanita di berbagai belahan dunia.

Wanita oh wanita , sejak jaman Cleopatra sampai Manohara selalu jadi cerita. Sayangnya berjuta cerita tentang wanita tak satu pun yang bisa mengungkap fakta, mengapa wanita kadang menyakiti sesama wanita hanya karena seorang pria dengan alasan cinta. Apakah karena pria berkuasa atau wanita pura-pura buta?

Masalah itulah yang menjadi bibit pertengkaran antara aku dan sahabatku dua tahun lalu ketika dia meminta pendapatku untuk menikah lagi dengan pria beristri.

" lemah-lembut manja jangan kau jadikan senjata untuk memikat hati pria Hanung! Tak bijaksana rasanya bertahta di atas hati sesama wanita karena sama sekali tak akan pernah mendapatkan sebuah piala selain nista" kataku waktu itu…

 " Aku tidak memikat dia Iner! Aku yang terpikat oleh dia sejak di SMA dulu! Kini dia menyayangiku apa salah kalau aku menerimanya?’

 " Ya jelas salah, karena dia bukan yang dulu lagi… Hanya wanita gila yang mau menikah dengan pria beristri!"

 " Dia tidak mencintai istrinya, dulu dia dijodohin ma orang tuanya dan  dia tuh sudah sayang padaku sejak dulu!"

 " Alaahhh…alasan klasik yang basi! Pokoknya  tak peduli mau dijohin ma ortu, ma jin sekalipun yang penting dia sudah beristri dan tak pantas jadi suamimu! Bisakah kamu bayangkan perasaan istrinya?"

" Ini dilema Iner! Tak ada satu pun wanita di dunia ini yang mau jadi nomer dua atau tiga. Semua ingin jadi yang utama namun nasib, nasib Iner yang membuat wanita harus rela menjadi nomer dua dan aku telah siap untuk itu, karena itulah cerita ini ada."

" Betul kawan, tapi bukan berarti kita harus menyerah pada nasib! Jangan butakan hatimu oleh sebuah fatamorgana! hari ini hati istrinya yang terluka, besok hatimu dan lusa sejuta wanita akan jadi santapan buayamu itu!"

" Dia bukan buaya Iner!"

" Bagus, kebutaan hatimu telah mengubah buaya menjadi domba. Kamu harus tahu ya, bila  seorang pria beristri  ingin menikahi wanita lain tanpa alasan yang jelas itu berarti bukan lelaki, dia hanya pejantan yang tak pantas dijadikan imam!’

" Tutup mulutmu Iner! kamu sudah terlalu jauh memasuki privacyku, mentang-mentang dapat mandat dari almarhum suamiku untuk mengawasiku!" itu kata-kata terakhir darinya sebelum menghilang dua tahun lalu.

Kemarin..tepat dua puluh empat purnama, dia datang lagi dengan mata sembab, wajah kusam berkata padaku dengan sendu…

" Iner….aku terhempas, aku kandas…Mas Win  tinggalkan aku…" tuh kan! Ujung-ujungnya selalu berakhir dengan air mata…Hanung….Hanung..apa yang harus kulakukan untukmu?

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Jay of onefinejay.com