/>

Semua Tentang Reni

October 29, 2009

HAI GADIS….

Filed under: Curahan Kalbu


Hai gadis anakku ayu…bahagianya seumurmu

Kau cantik lincah dan lugu, senyum tawa menangispun engkau lucu

Hai gadis kau pasti tau, dilambangkan kuncup bunga

Dan nanti di suatu masa bunga mekar indah…….

Sudah kah kau siap siaga, membekali diri dan berkarya..

Kelak engkau kan jadi wanita dan  kau butuh kawan pria……

Lagu itu untukmu gadis…dan aku mendengarkannya sambil asyik menyaksikan tayangan dialog interaktif di sebuah TV swasta dengan tema acara  ‘ Selaput Dara Buatan ‘. Acara itu lebih menarik lagi karena ada nara sumber, seorang dokter idola yaitu Dr. Boyke Adam. Dokter cerdas yang gaul abis…

Eiitt…jangan salah, yang akan kita bahas di sini bukan tentang dokternya yang macho itu tapi pandangan Pak Dokter tentang maraknya penjualan selaput dara buatan yang akhir-akhir ini banyak beredar di internet! Konon laku keras bak cireng isi keju yang dijual Bu Ahmad di kantin sekolah kita itu lho!

Dengan harga Rp.700 ribu per paket, si pembeli harus rela ‘waiting liss’ selama satu atau dua bulan untuk bisa mendapatkannya, itu karena peminatnya yang membludak..Wualaahh….Pak Boyke benar-benar merasa prihatin dengan kondisi itu. Secara medis Pak Dokter berasumsi kalau penjualan selaput dara buatan secara illegal dikhawatirkan akan menambah maraknya sex bebas di kalangan remaja sehingga penyakit kanker servix, HIV dan Aids akan lebih susah dikendalikan! Ngeri juga ya…

Gadis, selama ini kita hanya mendengar kalau operasi selaput dara itu hanya bisa dilakukan oleh dokter untuk hal-hal yang bisa dipertanggungjawabkan. Salah satu di antaranya adalah akibat perkosaan. Lalu apa itu selaput dara? Menurut Pak Dokter selaput dara itu semacam lapisan tipis yang ada di dalam ‘miss virgin’  bersifat elastis namun ada juga yang rapuh dan robek  bila terkena benturan atau tekanan benda keras. Selaput dara sering dijadikan ukuran kesucian seorang gadis. Bahkan jaman dahulu di negri Cina, setiap malam pertama pasangan pengantin ,selalu disaksikan oleh orang tua si pengantin pria. Mereka ingin tau kalau menantunya itu, masih gadis atau tidak? Lalu apa cirinya kalau masih gadis? Tandanya akan terlihat bercak darah warna merah muda di sprei.(Padahal itu nggak selalu )

Kini malah muncul selaput dara buatan dan siapapun bisa mendapatkannya dengan bebas yang penting ada uang! Membludaknya pembeli  menjadi bukti betapa banyaknya para gadis yang sudah tak gadis lagi. Duuhh… jadi teringat sebuah survei tahun 2006 yang dilakukan pada sebuah SMA disebuah kota kecil di Pulau Jawa. Hasilnya 3 dari 5 siswi sudah tidak gadis lagi. Itu di kota kecil, bagaimana dikota besar ya…Lebih sedih lagi baru-baru ini ada survey bagi  siswi SMP dan SMA, hasilnya 2 dari 3 siswi SMP sudah tidak gadis lagi dan  3 dari 5 siswi SMA sudah pernah menggugurkan kandungan. Itu baru di SMP dan SMA, bagaimana dengan perguruan tinggi?

O..Gadis, kalau sudah begitu apalagi yang bisa kaubanggakan? Mengapa bisa terjadi seperti itu? Ada apa denganmu? Mengapa kau rela menggadaikan kesucian hanya demi cinta yang semu atau gemerlapnya dunia?

Ini Indonesia sayang, bukan Amerika! Memang benar sebagian orang yang sok moderen banyak yang beranggapan free sex adalah masalah biasa di era globalisasi ini. Bahkan mereka menyebutnya sebagai hak azasi manusia, apabila dilakukan atas dasar suka sama suka. Audzubilahimindzalik….

Silakan mereka berpendapat begitu, itu hak mereka tapi kita tetaplah dengan jati diri kita sebagai bagian dari bangsa yang berbudaya dan beretika.Memang saat ini peluang untuk berbuat maksiat semakin terbuka lebar di hadapanmu. Sex telah dieksploitasi sebebas-bebasnya di berbagai media, banyak pula yang terang-terangan menawarkan dirinya bahkan diantarkan ke depanmu melalui ponsel atau media elektronik lainnya. Semua itu diperparah lagi dengan sikap masyarakat, guru bahkan orang tua yang tak peduli karena tidak mau ikut campur urusan orang lain!

Gadisku… sayang! Semoga kau bukan bagian dari mereka yang tidak peduli lagi pada moral, etika dan ahlak. Zaman boleh berubah, masa boleh bertukar dan waktupun boleh berganti tapi kehormatan diri sampai kapan pun harus tetap dijunjung tinggi. Ingatlah kata Tuhanmu ‘ Dan janganlah kau dekati zina sesungguhnya zina adalah perbuatan yang keji dan suatu cara yang buruk ( Al-Isra 32 )

Gadis, selaput dara yang terjaga bukanlah ciri virginitas semata tapi lebih jauh dari itu adalah sebagai lambang kesucian yang menunjukkan betapa luhurnya budimu.Betapa mulianya ahlakmu. Jangan main-main dengan yang satu itu! Ingatlah kata pepatah, sekali pria ternoda dunia masih bisa tertawa tapi sekali wanita ternoda, dunia menangis sepanjang masa. Pria bisa melakukan apa pun tanpa cinta… namun umumnya  wanita menyerahkan segalanya karena cinta! Jelas ujung-ujungnya wanita yang dirugikan!

Untuk itu kita tidak perlu takut dikatakan kuper atau ditinggalkan  sang pacar hanya karena kita bertahan pada norma dan agama. Biarkan orang mau ngomong apa sampai mulutnya berbusa, yang penting ingatlah janji Allah untukmu “ laki-laki baik-baik untuk wanita baik-baik dan laki-laki pezina untuk wanita pezina..

Gadis, suatu saat nanti akan datang kepadamu seseorang yang layak dan halal bagimu.Dialah laki-laki pilihan yang Allah ciptakan untukmu, hanya untukmu, khusus untukmu!

 

Hai gadis hidup ini indah, cari ilmu pantang lelah..

Yang pasti hormati dirimu agar pria lebih hormat padamu

Gadis hai gadis hidup ini indah…Gadis hai gadis  engkau lebih indah…..

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://renik.blogsome.com/2009/10/29/hai-gadis/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Jay of onefinejay.com